BUDIDAYA PEMBESARAN IKAN PATIN

Profil Pengusaha
Pengusaha pembesaran ikan patin di desa Tanjung Dayung Kecamatan Tanjung Batu, desa Tanjung Lubuh dan desa Sroggai Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten OKI provinsi Sumsel, tergolong pengusaha mikro dan kecil, merupakan penduduk asli setempat, berada dalam golongan usia produktif (40 - 52 tahun) dengan pendidikan SD - SMU.

Pengusaha ikan patin di wilayah tersebut di atas telah menguasai teknik budidaya dengan baik dan sesuai dengan arahan dari Dinas Perikanan dan Peternakan kabupaten OKI. Teknik budidaya diperoleh dari berbagai sumber antara lain: tukar menukar pengalaman dengan sesama pengusaha ikan patin atau pedagang pakan; keahlian turun temurun dari orang tua, dan penyuluhan dari Balai Benih Ikan Air Tawar.

Terdapat beberapa alasan dari para pengusaha dalam menjalankan usaha pembesaran ikan patin, antara lain karena: potensi sumber daya dan ekologi wilayah mendukung; pemasaran produk terjamin; dan secara ekonomis menguntungkan. Selain itu, usaha ini juga memberikan kesempatan kerja sepanjang tahun kepada keluarga dan penduduk setempat. Sebagai contoh, setiap unit fence mempekerjakan satu orang yang bekerja setiap hari selama 12 bulan.

Profil Usaha
Budidaya ikan patin yang dilakukan oleh perorangan atau kelompok di kabupaten OKI telah berkembang sejak tahun 1995, dan menggunakan teknologi semi intensif. Usaha ini lazimnya belum berbentuk badan hukum dan merupakan usaha pokok keluarga dengan usaha sampingan perkebunan karet rakyat atau usaha pertanian lainnya.

Pengusaha mikro umumnya menggunakan sistem karamba dengan jumlah antara 2 sampai 3 unit; jumlah penebaran ikan 1.250 ekor per karamba dan lama pemeliharaan sekitar 6 bulan. Sedangkan pengusaha kecil telah mampu menggunakan sistem fence dengan jumlah fence sebanyak 22 unit per pengusaha, jumlah penebaran ikan 12.500 ekor per unit fence dengan lama pemeliharaan 9-10 bulan.

Oleh karena skala usaha masih relatif kecil maka tenaga kerja dalam budidaya ikan patin dengan sistem karamba umumnya berasal dari dalam keluarga, sementara budidaya sistem fence memerlukan tenaga kerja dari tenaga luar keluarga dengan jumlah satu orang untuk setiap unit fence. Pembayaran upah pekerja adalah dengan cara bagi hasil dan upah harian. Perhitungan bagi hasil pada tahun pertama adalah 50% dari penjualan ikan setelah dikurangi semua biaya operasional termasuk bunga bank. Sedangkan mulai tahun ke 2 dan seterusnya, bunga bank tidak dijadikan pengurang sehingga perhitungan bagi hasil menjadi 50% dari penjualan ikan setelah dikurangi biaya operasional.

Pengusaha mempunyai pembukuan sederhana yang cukup rapi dan tertib serta terkontrol, sehingga pembagian hasil usaha dapat dihitung dengan jelas. Kesadaran perlunya pembukuan dapat ditimbulkan karena adanya budaya untuk berlaku jujur diantara pekerja dan pengusaha serta karena adanya pembinaan dari bank pemberi kredit.
Sumber : Beowsing Internet

Selengkapnya...

Profil SMA N 59 Jakarta Timur

SMA Negeri 59 Jakarta adalah Sekolah Menengah Atas Negeri yang berada di bilangan Klender, Jakarta Timur. Memiliki rentang kelas X (Sepuluh), XI (Sebelas) IPA dan IPS, dan XII (Dua belas) IPA dan IPS. Ditambah letaknya yang strategis, seperti kelurahan dan puskesmas hingga membuat para siswa merasa nyaman bersekolah disana.


Data Sekolah

Berdiri : 5 Maret 1982
Provinsi : DKI Jakarta
Alamat Lengkap : Jalan Bulak Timur I 10/11, Klender, Jakarta Timur
Nomor Telepon : (021) 8614101
Fax : (021) 86612548
Kepala Sekolah : Drs. H. Subijanto
Jumlah Kelas : 9 kelas setiap tingkat
Program Jurusan : IPA, IPS
Rentang Kelas : X,XI IPA ,XI IPS ,XII IPA,XII IPS
Kurikulum : Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Jumlah Siswa : 1080 siswa (40 siswa per kelas)
NEM Masuk terendah : 7.588(2007)
NEM Masuk tertinggi : 8.925(2007)
NEM Masuk rata-rata :
Status sekolah : Negeri
Website : sman59jaktim.sch.id

Sejarah

Kepala SMA Negeri 12 Jakarta pada saat itu, Bapak Drs. Djoko Waliadi, memberi tugas kepada Ibu Wijasti Trihadi BA dan dibantu Bapak Drs. Wasis Ekyono mengelola SMAN 12 Jakarta kelas jauh mulai tahun pelajaran 1979 yang berlokasi di jalan Bulak Timur 1/10-11 Klender Jakarta Timur.
Seiring dengan perjalanan waktu pada tanggal 5 Maret 1982, SMA Negeri 12 Jakarta kelas jauh melepaskan diri dari induknya SMAN 12 Jakarta menjadi SMAN 59 Jakarta. SMAN 59 Jakarta memiliki satu ciri khusus, yaitu memiliki dua gedung (utara dan selatan) yang dibatasi oleh jalan raya (Jalan Bulak Timur 1). Pada tahun pelajaran 2003/2004 tepatnya bulan September 2003, SMAN 59 Jakarta direhabilitasi total dengan kapasitas 27 ruang belajar dari sebelumnya 18 kelas, ditambah fasilitas ruangan lain untuk kegiatan-kegiatan kesiswaan. Berpijak dengan ciri kekhususannya dengan dua gedung karena lokasi jalan raya, muncul juga ciri khas berikutnya, yaitu memiliki jembatan yang menghubungkan gedung utara dan selatan persis di atas jalan Bulak Timur 1.

Kemajuan dan perkembangan SMAN 59 Jakarta tidak terlepas dari hasil kerja keras yang memimpin sekolah ini:
No Nama Kepala Sekolah Masa Aktif
1 Ibu Z. Wijasti Trihadi BA 19 Juli 1982 - 29 Juni 1983
2 Bapak Drs. Imam Subana 29 Juni 1983 - 5 Juni 1990
3 Bapak Drs. Obing 5 Juni 1990 - 15 Juni 1993
4 Bapak Drs. Emon Rukmantara 15 Juni 1993 - 15 Juli 1997
5 Bapak Drs. Tamsis Abu Mahasin 15 Juli 1997 - 15 Juli 2001
6 Bapak Drs. H.M. Chalid, MM 15 Juli 2001 - 2 Mei 2003
7 Bapak Drs. Harapan Situmorang 2 Mei 2003 - 15 Mei 2005
8 Bapak Drs. H. Subijanto 15 Mei 2005 - Sekarang

Seperti halnya sekolah lain, SMA Negeri 59 pun memiliki nama panggilan. Karena angka 59 dalam angka Romawi bertuliskan LIX,maka SMA Negeri 59 disebut juga SMALIX,perpaduan antara SMA dan angka 59 dalam angka romawi.

Sarana dan Prasarana
Ruang Kepala Sekolah
Ruang Wakil Kepala Sekolah
Ruang Guru
Ruang BP/BK
Ruang Olahraga
Ruang kelas
Ruang perpustakaan
Laboratorium Fisika
Laboratorium Kimia
Laboratorium Biologi
Laboratorium Bahasa
Laboratorium Komputer dan Internet
Ruang multimedia
Lapangan Olah Raga
Lapangan Parkir
Taman
Ruang UKS
Ruang PMR
Ruang OSIS dan MPK
2 buah Kantin (Gedung Utara dan Selatan)
Koperasi
Gudang
Mesjid
Musholla

Prestasi

SMA Negeri 59 Jakarta banyak menorehkan prestasi dibidang akademik maupun nonakademik

Kesiswaan
Setiap tahunnya diadakan LDKS(Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) untuk perekrutan anggota masing- masing ekstrakurikuler dan OSIS.
Pada awalnya,LDKS diadakan per-ekskul, namun semenjak tahun 2003 hingga saat ini, LDKS diadakan Gabungan seluruh OSIS dan ekskul.
SMA Negeri 59 memiliki 8 bidang yang membidangi tiap ekstrakurikuler dan OSIS.

Bidang 1(Keagamaan)

Rohis 59 [1]: Kegiatan Islami dilingkungan SMA Negeri 59. Kegiatannya antara lain SIR (Study Islam Ramadhan) yang diadakan selama 3 hari dan dimulai pada hari pertama bulan suci Ramadhan, FCI(Forum Cakrawala Islam) yang didakan 1 minggu sekali, Tafakur Alam, dan lain-lain
Rohkris 59 [2]: Kegiatan Agama Kristen dilingkungan SMA Negeri 59. Kegiatannya antara lain KTB (Kelompok Tumbuh Bersama)yang rutin diadakan seminggu sekali, Reat Reat, dan lain-lain
Saat awal berdirinya SMALIX, cukup banyak siswa yang beragama Budha, hingga didirikan RohBudh. Namun seiring perjalanan waktu, siswa yang beragama Budha semakin berkurang, dan hanya menjadi sebagian kecil saja. Sehingga RohBudh pun lama kelamaan hilang dengan sendirinya.

Bidang 2

Kospectra: Komando Pasukan Pengibar Bendera atau Paskibraka 59

Bidang 3

PMR 59: Acara yang diadakan antara lain donor darah, seminar, baksos, pelantikan , praktek lapangan,dll

Bidang 4

Spalix: SMALIX Pencinta Alam 59,kegiatan yang dilakukan seperti hiking ke gunung-gunung yang ada di Indonesia

Bidang 5(Kepemimpinan)

OSIS dan MPK (Majelis Permusyawaratan Kelas)
Tiap tahunnya diadakan Rapat Pleno untuk menetapkan Ketua OSIS dan MPK yang baru,selain itu juga menetapkan anggaran untuk masing-masing ekstrakurikuler

Bidang 6(Kewirausahaan)

Karya Ilmiah Remaja 59
Pada awalnya,KIR 59 adalah perkumpulan beberapa siswa jurusan IPA yang membentuk kegiatan belajar bersama. Lama kelamaan bukan siswa IPA saja yang turut bergabung. Hingga dibentuklah wadah yang menampung kreativitas meraka.
Kegiatannya meliputi Praktikum yang diadakan tiap seminggu sekali, Apotek Hidup yang didakan sebulan sekali, Study Tour, Pelatihan, Seminar,dll.

Bidang 7(Olah raga)

Bola Basket 59
Sepak Bola 59
Futsal 59
Bola Voli 59
Taekwondo 59
Perisai Diri 59
Karate 59
Senam dan Dance 59 = untuk Dance 59,terbagi menjadi Modern Dance dan Traditional Dance

Bidang 8(Kesenian)


Teater 59
Paduan Suara 59
Mading 59

Sumber : Wikipedia

Selengkapnya...

Ayo Masukkan Profil Anda dan Kegiatan Usaha

Silahkan rekan rekan Alumni Smalix , ayo masukkan artikel profil anda atau kegiatan usaha anda yang berguna bagi kita semua dengan motto "Dari Alumni untuk Alumni".
Caranya kirim artikel anda ke email : istanto77@gmail.com

Ditunggu... dan mari ramaikan blog ini dengan artikel dari kita semua..

Dari Adminstrator

Selengkapnya...